ini adalah film pertama yang saya tonton di awal tahun 2009
..Dalam film ini akan ditemukan beberapa trik dan strategi dari kedua pihak yang berperang. Dengan dibumbui oleh humor-humor dan ekspresi wajah para pemain menambah asik film ini.
Ceritanya, di masa pemerintahan Dinasti Han, Cao Cao (Zhang Fengyi), Perdana Menteri yang licik telah berhasil meyakinkan Kaisar Han, bahwa jalan menyatukan seluruh Tiongkok adalah mengumumkan perang pada kerajaan Xu di Barat dan Wu Timur di selatan.Hingga di film Red Cliff 1, Cao Cao berhasil menyerang kerajaan Wu dan Xu, dan usut punya usut maksud penyerangan Cao Cao juga dilandasi oleh seorang wanita, yaitu istri dari panglima perang Xu.
Kelicikan Cao Cao dalam hal ini membuat Sun Quan (Chang Chen) dan Liu Bei (You Yong) sadar sehingga akhirnya mereka bersatu membentuk suatu aliansi untuk melawan Cao Cao.
Di tengah persiapan akan perang, wilayah Cao Cao diserang wabah penyakit yang menular dan mematikan sehingga mengakibatkan banyak pasukan sakit. Dengan akal licik, Cao Cao mengirim pasukan yang telah mati ini ke wilayah musuhnya supaya wabahnya ikut menyebar pula di daerah musuh. Tanpa diduga Liu Bei (kerajaan Wu) tiba-tiba pergi meninggalkannya dengan alasan takut bilamana pasukannya yang banyak tertular dengan wabah tersebut. Dengan demikian Cao Cao merasa bahwa taktiknya ini berhasil untuk memisahkan dua musuhnya tersebut.
Akan tetapi sebelum perang tersebut terjadi, kubu Zhou Yu (kerajaan Xu) mencari strategi perang untuk melawan kubu Cao Cao, karena jumlah pasukannya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan pasukannya Cao Cao. Namun, tampaknya jumlah orang dan armada bukanlah penentu kemenangan. Justru permainan strategilah yang menjadi kunci keberhasilan. Zhou Yu yang memiliki tentara dan armada yang jauh lebih sedikit dan kekurangan senjata panah.
Dua tokoh kerajaan Wu dan Xu kemudian melakukan taruhan, panglima besar kerajaan Xu meminta Zhu Ge Liang(Ilmuwan Wu) untuk mendapatkan anak panah sebanyak 100.000 buah dan sebaliknya Zhou Yu diminta penggalan kepala dari panglima laut pasukan nya Cao Cao.
Dengan cerdiknya, Ge Liang mendapatkan 100.000 anak panah dari kubu Cao Cao melalui suatu strategi “jebakan” saat terjadi kabut tebal. Dalam aksinya kali ini, kubu Zhou Yu mendesain beberapa kapal berselimut jerami dan melakukan serangan pura-pura. Dan dengan bodohnya, kubu Cao Cao yang dipimpin oleh panglima lautnya itu, kemudian menghujani ribuan anak panah ke arah armada Ge Liang.
1 kapal jerami tersebut menyasar ke pihak Cao Cao, dengan begisnya Cao Cao akhirnya memutuskan untuk memenggal kepala panglima laut pasukannya karena tindakan bodohnya itu. Dengan demikian, taruhan antara Zhou Yu dan Ge Liang terbayar sudah.
Cao Cao sungguh yakin akan kemenangannya ini terutama dengan memanfaatkan angin tenggara untuk menghancurkan lawannya. Tetapi dugaannya tersebut ternyata meleset. Angin barat laut mulai berhembus dan Cao Cao mulai diserang. Armada kapal perang Cao Cao sangat tidak siap dengan keadaan tersebut. Liu Bei pun datang kembali untuk membantu sekutunya tersebut dari arah laut dan daratan.
ditambah lagi dengan pelarian diri istri Zhou Yu yang berusaha untuk membujuk Cao Cao supaya bisa berdamai, menambah haru peperangan, air api angin, adalah komponen-komponen utama perang China ini.
Skor Film ini adalah 80!!!
Billy Koesoemadinata 7:13 am on March 11, 2009 Permalink |
judulnya “The Curious Case of Benjamin Button” bukannya “The Courius Case of Benjamin Button”
pelemnya seru tuh.. pengen nonton lengkap jadinya..
Arie Kusuma Atmaja 8:33 am on March 11, 2009 Permalink |
cara nonton film tuh gampang, caranya jangan pake otak, nikmatin aja
bangfikri 10:01 am on March 11, 2009 Permalink |
klo ada film2 baru pinjem ya
deeedeee 2:28 am on March 12, 2009 Permalink |
ini pelem dah lama menetap di netbook sayah, tp mpe skr lom ditonton2, hehe
jd pengen cepet2 nonton deh, moga ga ngebosenin soalnya drama bgt
dianis 2:41 am on March 12, 2009 Permalink |
@deeedeee: bener banget, emg agak2 ngantuk sih..:D
ingrid 6:14 am on March 12, 2009 Permalink |
ingrid baru nonton kemaren uk,,lumayan bagus ah kalo menurut q,, emang ga masuk akal sih, tp namanya juga fiksi…
dah nonton revolutionary road nya leonardo n kate winslet ga?? aktingnya keren, tapi ceritanya……..^^
dian indah savitri 5:10 am on April 16, 2009 Permalink |
@ ingrid : aku lom nonton revolutionary road nya,,baru nonton the reader aja ing..
lamida 9:18 am on March 17, 2009 Permalink |
Bagian paling mengesankan ada di 7 menit terakhir film ketika usia Button bergerak mundur dari belasan tahun, kembali menjadi bayi. Mulai lupa orang-orang sekitar, lupa cara berjalan, lupa cara bicara, hingga akhirnya meninggal di pangkuan kekasihnya, Daisy.
Ide ceritanya cukup bagus. Meski durasinya hampir 150 menit, penonton tidak dibuat bosan. Minusnya cuma 1. Over expose of Lust. Kenapa ya film Amerika ga bisa jalan tanpa kayak gitu-gituan.
dian indah savitri 5:08 am on April 16, 2009 Permalink |
@ lamida : haha..kayak gitu-gituan itu apa? ga cuma film amerika sj kali..malah skrg banyak film yang lebih mengexpose laki-laki,,kayak the reader dan forgetting sarah marshall, cowo berpenampilan tanpa busana sehelaipun lebih banyak dipertontonkan,,aneh,,