Automated testing menggunakan selenium ide dan selenium core part 2

Seperti yang udah disebuti pada posting sebelumnya..Selenium IDE menghasilkan output yaitu unit test yang menjadi elemen pada Selenium Core..Sebelum itu, kita install dulu Selenium Corenya…Selenium Core bisa didownload di sini. Kemudian ekstrak file nya dan simpan pada folder webapp pada aplikasi server kita.

Setelah siap, kita bisa langsung akses Selenium Core menggunakan web browser dengan mengetikan alamat url . http://localhost:8080/selenium. maka akan tampil halaman seperti berikut:

 

Kita akan gabungkan hasil Selenium IDE yang dipakai oleh Selenium Core. Misal output yang kita simpan dari Selenium IDE berupa HTML, maka file-file HTML tersebut didefinisikan pada test suite. Berikut contoh unit test yang dimasukkan pada test suite:

Unit test yang didefinisikan berwarna merah. Kemudian jalankan Selenium TestRunner-nya yang terdapat pada Selenium Core. Untuk menjalankannya ketikan file test suite yang telah dibuat seperti pada gambar berikut:

 

Seperti halnya pada selenium IDE, untuk setiap test case yang berjalan apabila test-nya berhasil maka test runner akan berwarna hijau, dan sebaliknya apabila terjadi error atau bug maka test runnernya berwarna merah.

 

 

 

5 thoughts on “Automated testing menggunakan selenium ide dan selenium core part 2

  1. Aynie says:

    dear mba dian,
    aku lagi nyoba-nyoba testing tools mba.. tapi aku mau nanya, menurut mba dian, kelebihan dan kekurangan selenium apa aja si, mba?
    trus kalo IDE untuk unit testing doang? beda ya sama CORE?
    jadi untuk satu cycle regression test kita perlu pake semuanya, termasuk yg RC?

    Makasi,mba
    ditunggu balasannya. Abis bingung, biasa test manual, skr kantor rencana make tools..
    mohon bantuannya ya..

  2. hallo Aynie..
    wah..aku posting tulisan ini sudah ampir satu setengah tahun yang lalu. jujur saja saya juga sudah agak2 lupa..dan dulu sewaktu saya masih magang di Balicamp jg banyak yg masih manual kok, test berdasarkan test case yang dibuat oleh kordinator tester dan Business Analyst.
    Selenium Core itu utk mengotomatis test suite-test suite dari Selenium IDE nya, hasil selenium IDE kan berupa test suite yang bisa di save ke html, dll.

    • ini aku coba jawab ya:
      kelebihannya bisa mengotomatisasi pengujian dgn bikin script,
      sedangkan kekurangannya kalo pengujiannya mau bagus dan lengkap, harus bikin script yang berurutan..bagus..detailnya banyak.. klo ga bisa error di tengah jalan dan bikin lagi, bikin detailnya lumayan ribet, udah gt dia ga bisa ngedeteksi beberapa even yang pake ajax,
      dan web component seperti JSF juga ga bisa d tes pake selenium, karena ID nya di-generate,
      cmiiw..

  3. Dear Mbak Dian,

    Gini mbak, saya lagi ngerjain tugas akhir tentang automatisasi testing pada aplikasi web,
    yang dikerjakan itu generate dan select test case pake tool yang udah aku buat, lalu running test case pake selenium, dan terakhir evaluasi tesing pake metode metamorphic. Aku sekarang udah ada di tahapan verifikasi outputnya menggunakan selenium dan sekarang lagi stagnan nih. Jadi aku mau nanya kak, apakah selenium itu bisa melakun verifikasi output secara automatis? Mudah mudahan pengalaman mbak bisa membantu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s