Journey

Apakah ini semua berakhir? tanggal 27 september 2010? Bukan! itu bukan maksud untuk mengingat hari ulang tahun mantan pacar! Tanggal itu ada sidang kompre dari ‘kuliah pemampatan’ selama 6 bulan lamanya ini.   Apa yang bisa membuat saya membanting stir ‘jalan hidup’ ini? Selama 6 bulan ini, hidup sehari2 saya banyak sekali berubah. Jadwal pernikahan yang seharusnya berjalan tgl 1 Mei silam, pupus sudah.

Awal mula cerita, sekitar bulan februari, tiba-tiba ada kabar mengejutkan dan tawaran mendadak, bahwasanya mas ifnu akan bekerja di tempat yang sama dengan saya waktu itu. Mendadak. Dengan segala kegelisahan itu, mas ifnu pun menyarankan supaya saya mencoba melamar pekerjaan yang kebetulan teman saya posting di milis tentang lowongan itu.   Akhir kata, proses perekrutan mendadak itu pun tidak berjalan dengan mulus, dikarenakan kami dengan kondisi saat itu sedang akan menikah, tidak diperbolehkan berada dalam 1 kantor yang sama.   Apa daya dengan progress lamaran pekerjaan baru sudah berjalan. Berita itu pun sampailah kepada orang tua di tasik. Dengan antusias untuk mendukung mencoba kesempatan di tempat kerja baru.   Saat itu pula mas ifnu mendapat pekerjaan baru di lingkungan baru, yang mengharuskan kami terpisahkan jarak dan waktu. Lebay!.

tanggal 10 Maret. Ya hal yang saya sedih untuk mengingat-ingat. Mudah-mudahan itu kejadian pertama dan terakhir untuk resign. Meninggalkan managerku yang wise, teman-temenku yang ceria, dan beberapa PR pekerjaan.😦 sigh. – Terima kasih utk managerku dulu yang sudah membuatkan farewell party di pizza hut waktu itu–   Keesokan harinya. Petualangan baru dimulai. Oke. Sabar.. ini masih hari pertama. Sesuai dengan informasi yang didapat dari telpon, untuk kumpul di hotel tertentu. Packing. dan menyiapkan beberapa dokumen. Lengkap.   Ketika sampai, saya sempat melihat orang-orang calon teman saya, yang diantar oleh beberapa orang tua. Hal itu tidak seberapa. Tapi ada hal lain yang sangat mengejutkan. Namaku tidak terdaftar dalam list calon pekerja yang diterima.

Sampai akhirnya satu per satu nama sudah selesai semua dipanggil. Febriona. Kartika. Fin. Deni. Namaku tak kunjung dipangil. Dunia pun berhenti. Dramapun dimulai.

2 thoughts on “Journey

  1. Rizki Pebuardi says:

    Bersambung ke episode ke-2, ayo dunk tetangga dilanjutkan ceritanya..
    Atau minimal dikasih bocoran episode yang akan datang seperti apa, hehehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s