Aside

Konsistensi pada Integrated Marketing Communication (case study)

IMC merupakan kombinasi dari keilmuan komunikasi dan pemasaran, bertujuan untuk menciptakan kejelasan, konsistensi, dan maksimum result (impact) dalam memasarkan suatu produk (dan jasa) dari produsen kepada konsumen.

Biasanya IMC mempunyai objektif tertentu dalam serangkaian marketing plan, diantaranya:

  • meningkatkan penetrasi pasar
  • meningkatkan frekuensi penggunaan
  • meningkatkan volume penjualan
  • differentiate produk, dll

IMC mempunyai banyak elemen yang masing-masing elemen mempunyai fungsi dan rolenya, namun keseluruhan elemen harus menyampaikan essence pesan yang sama (konsisten) dalam IMC. Elemen-elemen tersebut adalah:

  • advertising — awareness builder
  • public relations — credibility builder
  • sales promotion — mengintesifkan brand message
  • personal sales dan direct response
  • event dan sponsorship — membangun experience
  • customer service — layanan responsive kepada customer
  • internet — forum, social media

Coca Cola Indonesia pada pertengahan tahun 2015 sampai awal tahun 2016 mengadakan program kampanye dengan personalisasi kemasan. Program ini dirilis dengan tiga tahap:

  • menjelang Idul Fitri dengan tema #MeriahBersama pada Juli – Agustus 2015
  • menyambut kemerdekaan Indonesia ke-70 #ShareACokeID pada Agustus 2015 – Januari 2016
  • kampanye stop bullying #RayakanNamamu pada Januari 2016 – Februari 2016

Ketiga kampanye tersebut mempunyai objective untuk meningkatkan penjualan, membangun relationship dengan customer, membangun, mengubah, or dan memperkuat evaluasi Cocacola di mata customer.

Elemen yang digunakan mayoritas melalui internet social media (facebook, twitter, dan instagram) selain itu CocaCola mengadakan event di beberapa kota besar di Indonesia dan layanan pencetakan nama di kaleng atau botol di pusat perbelanjaan seperti Carrefour, Hypermart, Hero, dll.

Setiap elemen melakukan komunikasi dengan konsisten, sebagai contoh:

  1. #MeriahBersama, kemasan CocaCola dibuat personalisasi dengan mencetak nama-nama orang terdekat (keluarga : ibu, ayah, nenek, kakek, bibi) dan teman (bro, sis, BFF, si Ganteng, si Cantik) yang generic. Tujuannya untuk mendekatkan customer dengan orang-orang terdekat, berkumpul disaat buka puasa dan hari raya idul fitri.
  2. #ShareACokeID, di Indonesia dirilis bersamaan dengan momentum Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-70. CocaCola mencetak 70 nama populer di Indonesia di kalangan usia 20 – 30 tahun. Namun seiring dengan waktu, Cocacola mengadakan costume nama yang bisa dicetak di pusat perbelanjaan di Indonesia.Pada saat peluncuran official-nya, Cocacola mengadakan event dan activation di Mall Taman Anggrek Jakarta Barat. Selain itu terdapat pula beberapa video yang diunggah di Youtube dan diputar sebagai TVC.
  3. #RayakanNamamu, kampanye ini secara official diunggah melalui halaman facebook CocaCola dan viral diputar sebanyak 6juta kali dan mendapat 15ribu likes.
IMC_Cocacola_shareacoke

#ShareACokeID

2 thoughts on “Konsistensi pada Integrated Marketing Communication (case study)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s