Kalimat motivasi ketika mengajarkan anak sepeda roda dua

Bila membahas komunikasi produktif bersama anak-anak. Kalimat motivasi yang kita berikan merupakan salah satu wujud dari dari komunikasi yang produktif. Dua minggu yang lalu, anak kami sudah semangat sekali ingin belajar sepeda roda dua. Dari mulai mencoba mencopot dua roda pembantu pada sepedanya yang lama. Namun, ternyata dia agak kesulitan karena sepedanya yang lama sudah terlalu pendek untuk panjang kakinya Afni.

 

Ketika weekend datang, akhirnya kami mencari sepeda yag sesuai. Alhamdulilah bisa dapat sepeda di AEON BSD. Cukup lengkap juga koleksi sepeda anak-anaknya. Untuk anak cewek maupun cowok. Berbagai ukuran dan merek. Jatuhlah pilihan sepeda berwarna pink merek Family ukuran ring 16.

 

Hari berikutnya, hari minggu, saya perlihatkan Afni video di youtube bagaimana seorang anak-anak berlatih seped roda dua. Saya juga pelajari bagaimana cara mengajarkannya. Saya katakan pada Afni ”Nanti mungkin akan jatuh, tapi tetap semangat bangun kembali. Lihat anak-anak yang tadi, that’s OK jatuh, nanti luka bisa diobatii”.

 

 

Saya ajak Afni ke area yang datar (maklum dalam perumahan saya jalannya naik turun bekas bukit). Saya katakan “jangan berhenti gowes agar tetap seimbang”. Dan saya hanya mencubit bajunya dari belakang kemudian melepasnya.

 

Akhirnya Afni bisa sampai 10 gowes seimbang. hanya ketika rem masih belum bisa mengontrol. Kapan harus rem penuh, kapan perlu setengah rem.

 

Setelah seharian penuh berlatih di jalan yang datar. Kebetulan hari Rabu ada libur di tengah minggu, kami berlatih kembali. Mengulang pelajaran di jalan datar sebetar. Dan mencoba tantangan baru untuk bersepeda di jalan yang naik turun (tidak terlalu curam). Saya terus memotivasinya. “apabila belum bisa rem, melepas kaki dari pedal tidak apa-apa”.

 

Kebetulan keesokan harinya adalah jadwal mengaji dan jalan menuju mesjid terdapat naik turun. Kita coba menuju masjid menggunakan sepeda. Alhamdulilah sampai mesjid walau pas ketika pulang ditanjakan, sepedanya masih didorong. hehe.

 

Weekend kembali datang, Afni me-challange dirinya untuk bersepedaan dengan teman sekolahnya yang sudah lama bisa bersepeda. Alhamdulilah, ternyata menumbuhkan adrenalin di dalam diri Afni. Menambah semangat Afni untuk melancarkan sepedanya.

 

Sampai akhirnya, Afni bisa mengendarai sepeda roda dua, tanpa bantuan apapun lagi. Dengan jarak yang lebih jauh lagi.

Published by

dian indah savitri

dian indah savitri divitri@gmail.com dianindahsavitri@yahoo.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s