Membuat Personal Hospot di Mac OSx

Personal Hotspot atau sering disebut juga Internet Sharing yaitu proses membagikan koneksi internet kita, dengan kata lain peripheral yang menjadi sumber bisa berfungsi sebagai router. Peripheral dalam hal tulisan ini berupa macbook pro. Bagaimana caranya?

 

  • Masuk ke System Preference
  • Kemudian pilih Sharing

  •  

  • Pilih Service yang akan di-sharing, yaitu Internet Dan setting Source Connection misal dari Ethernet

  •  

  • Pilih Media Sharing, apakah dibuka melalui Wifi atau Airport bisa juga Bluethoot, Iphone, dan Firewire

  •  

  • Untuk Media Sharing Wifi atau Airport, kita bisa set password pada menu Airport Option

  •  

  • Setelah semua pilihan dan setting selesai, Internet Sharing bisa dimulai
  • Advertisements

    Menyimpan Tomcat di local folder untuk deploy menggunakan Maven

    Salah satu kegunaan Maven membuat task-task dalam hal test dan deploy aplikasi Java. Untuk setting Application Server yang akan digunakan, maka pada pom.xml akan di-set url kemudian disimpan pada temp folder/directory dan di-extract di folder tertentu. Namun, hal tersebut akan berulang-ulang dilakukan, karena setiap reboot, semua yang ada pada temp directory akan dihapus dan Application Server akan di-download ulang.

    Untuk mensiasati perulangan tersebut (download kemudian extract file), file Application Server yang berhasil di-download di-copy atau di-pindah ke local folder misal /Documents/project. Sehingga setiap kali deploy, maka maven akan mencari dan menggunakan Application Server yang telah tersimpan.

    Berikut kode pom.xml nya:

    <configuration>
     <container>
     <containerId>tomcat6x</containerId>
     <type>installed</type>
     <zipUrlInstaller>
       <url>http://archive.apache.org/dist/tomcat/tomcat-6/v6.0.33/bin/apache-tomcat-6.0.33.zip</url>
       <downloadDir>${java.io.tmpdir}</downloadDir>
       <extractDir>${java.io.tmpdir}</extractDir>
     </zipUrlInstaller>
     </container>
     </configuration>
    

    Masuk dari ke temp directory, kemudian copy folder Application Server (folder berasal dari file Application Server yang telah di-extract) ke folder local yang kita tujuan. Temp directory untuk Mac OS telah saya bahas pada posting sebelumnya.

    cd /var/folders/-L/-L0PjnmXG+GmH1yR8Ig8Fk+++TI/-Tmp-/
    cp -r apache-tomcat-6.0.33/* /Users/diansavitri/Documents/project/
    

    Kemudian ubah pom.xml di atas menjadi:

    <configuration>
    <container>
     <containerId>tomcat6x</containerId>
     <type>installed</type>
     <home>/Users/diansavitri/Documents/project/apache-tomcat-6.0.33</home>
     </container>
     </configuration>
    

    Coba kode tersebut dengan command deploy seperti biasa.

    mvn clean install
    

    Temporary Directory (Java.io.temdir) di Mac OS

    Temporary Directory atau folder sementara adalah tempat/path directory untuk menyimpan file-file yang sifatnya temporary dan akan dihapus pada saat kita reboot komputer.

    Untuk keamanan biasanya orang mengkonfigurasi temp directory-nya sendiri. Akan tetapi secara default setiap OS memiliki setting path temp directory-nya masing-masing.

    Pada OS windows path temp directory berada di :  C:\Users\User Name\AppData\Local\Temp dan untuk OS unix Linux biasanya berada di /tmp atau /var/tmp.

    Sedangkan di Mac OSx, temp directory bersifat acak, bahkan tidak disimpan dalam folder yang tetap.

    Berikut adalah command Java, untuk mengetahui path directory yang aktif di Mac OSx:

    import java.io.File;
    /**
    *
    * @author diansavitri
    */
    public class CheckDirectory {
       public static void main(String[] args) {
          String tmpDir = System.getProperty("java.io.tmpdir");
          System.out.println("java.io.tmpdir: [" + tmpDir + "]");
       }
    }
    
    

    Cara install Pestrashop di local desktop

    Hi, saya balik lagi kali ini dengan posting bagaimana cara meng-install Pestrashop di komputer lokal. Maksudnya komputer lokal bukan di server hosting. Kebetulan saya menggunakan mac, tapi sepertinya tidak akan berbeda apabila menggunakan OS lain.

    1. Pastikan Apache (webserver), PHP, dan MySql sudah terinstall di lokal. Karena saya menggunakan Mac, saya install satu bundle MAMP. Untuk linux bisa memakai LAMP, dan windows juga bisa menggunakan WAMP/XAMP.

    2. Download Prestashop dari halaman ini.

    3. Ekstrak dan simpan folder Prestashop di root directory dari webserver kita, apabila kita menggunakan MAMP/LAMP/WAMP ada di directory htdocs.

    4. Siapkan satu database di MySql, misal diberi nama “pestrashop”.

    5. Akses directory prestashop dengan url seperti berikut:

    note: pada url di atas ditulis prestashop123 -> ini sesuai dengan nama folder yang ada di htdocs, dan boleh di-rename menjadi apapun.

    6. Muncul halaman berikut:

    Pilih Bahasa, default English, kemudian pilih “install a new online shop”

    7. Tidak lupa juga untuk checklist agreement (baiknya sih ini dibaca :D)

    8. Klik “Next” untuk lanjut ke tahap berikutnya, halaman ini hanya pengecekan php, saya biarkan defaul, dan klik “Next” yang selanjutnya

    9. Konfigurasi Database, sebelumnya kita sudah siapkan nama database di MySql, misal dbname = “prestashop”

    Input juga username dan password database server. Dan lakukan pengecekan untuk meyakinkan koneksi telah berhasil.

    10. Seeting SMTP untuk proses kirim-mengirim email. Apabila mempunyai server SMTP sendiri silahkan dikonfigurasi. Untuk proses instalasi sekarang, saya menggunakan Gmail SMTP untuk kirim-mengirim email. Konfigurasi Gmail SMTP bisa dilihat di sini.

    Lakukan pengetesan apakah konfigurasi sudah benar dan email terkirim dengan sukses.

    11. Langkah terakhir, setting konfigurasi untuk online shop-nya itu sendiri. Isi data sesuai kebutuhan.

    12. Klik “Next” dan instalasi telah berhasil

    Sebelum mengakses halaman admin (back end) dan halaman user (Front End), remove terlebih dulu folder “install” pada directory prestashop. Selain itu, untuk keamanan data, rename folder admin, misal menjadi “admin123”.

    Halaman Admin:

    Halaman user:

    membuat wedding blog

    Alhamdulilah akhirnya pernikahan saya dan Ifnu Bima telah berlangsung 2 minggu  yang lalu, 5 Februari 2011. Segala bentuk persiapan telah dilaksanakan termasuk juga untuk online invitation dalam bentuk wedding blog. Wedding blog yang kami buat murni dari iWeb, karena kami berpikir, konten statis dan diposting dalam momen tertentu saja.

    iWeb merupakan html generator dari Apple. iWeb sama halnya seperti Microsoft Web Publisher yang sama-sama membuat website dengan sangat sederhana dan autogenerate html. Penggunaannya pun seperti blog, jadi mudah dan efisien.

    Tampilan setiap halaman dari web bisa dipilih dari theme dan template yang telah disediakan:

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    template berupa halaman web serta theme warna yang beragam. Halaman/page yang akan dan sudah dibuat bisa dikostumisasi dengan toolbar di bawah main windows.

    Kita juga bisa mengkombinasikan library iPhoto maupun iTunes pada halaman/page web kita di iWeb. Media akan ditampilkan pada tab sebelah kanan, seperti berikut:

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    Selain bisa menambahkan media yang secara otomatis sync dengan library iphoto dan itunes. Di iWeb bisa juga menambahkan widget. Widget tersebut bisa berupa snippet code html, gmap, google adsense, dll.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    terakhir bagaimana kita akan mem-publish website yang sudah didesain dan diisi kontennya. setting publishing bisa melalui mobile me, atau hosting biasa melalui FTP.

     

     

     

     

     

     

    membuat peta di google map

    Masih berhubungan dengan wedding blog di http://dianifnu.com, saya akan berbagi cara bagaimana membuat peta sendiri di google map.

    1. buka alamat http://map.google.com.

    2. asumsi sudah mempunyai account di google, klik “my map” di kiri atas.

     

     

     

     

     

     

     

    3. Pilih “Create new map” kemudian isi field mengenai judul, deskripsi, privacy dan sharing setting peta yang akan dibuat.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    4. Kostumisasi peta dengan menambah pin, garis pada icon di sebelah kiri  atas windows peta, seperti pada gambar berikut:

     

     

     

     

     

     

     

    5. Setiap icon/pin ataupun line bisa diberi judul dan keterangan, juga diubah icon atau warnanya. Untuk icon bisa juga mengambil gambar dari upload dan link image.

     

     

     

     

     

     

     

     

     

     

    6. Kostumisasi icon

     

     

     

     

     

     

     

     

    7. Apabila semua track/jalan/line dan pin/icon telah selesai. Klik “Save” dan Peta kita sudah bisa digunakan/di-embed dalam bentuk html. Source bisa dilihat di link “Link” bagian kanan atas peta.

    fetch lirik di amarok

    mungkin aku yg telat tahu, di amarok ada fasilitas fetch lirik secara otomatis apabila kita sedang memutar lagu. kemudian lirik d cache jadi sehingga lagu di replay tidak fetch berkali-kali. tentu saja fasilitas ini hanya bisa dinikmati apabila kita terhubung dengan internet. dan lagu-lagu yang tersedia lagu-lagu mancanegara. berikut ilustrasinya:

    amarok

    selamat bernyanyi ria..