Bagaimana cara membeli saham

Pada postingan kali ini, saya akan membagikan aplikasi sekuritas yang pernah saya pakai untuk transaksi jual / beli saham. Saham yang saya beli dengan tujuan investasi (bukan trading harian / jam-jaman / menitan). Akan tetapi investasi long term.

Value investing adalah membeli saham (investasi) di saat harga saham tersebut terkoreksi (murah), namun mempunyai value yang bagus, yang ditandai oleh beberapa parameter di laporan keuangan yang bagus. Diharapkan dalam beberapa waktu, terjadi kenaikan harga saham.

Dengan value investing, kita bisa menilai harga saham dari suatu perusahaan apakah under value, as value, atau over value. Value investing akan selalu membeli harga saham yang under value (dibawah harga pasar).

Beberapa parameter yang dilihat oleh seorang Value Investor:

  • PBV (price book value) kurang dari 1, artinya harga pasar saham lebih kecil dari pada harga buku (harga yang tertera di laporan keuangan).
  • PER (price erning ratio) artinya berapa kinerja per rupiah saham untuk menghasilkan laba. PER setiap industri berbeda-beda, biasanya kita cari emiten saham yang mempunyai PER kurang dari 10 ataupun tidak lebih dari 15.
  • selebihnya ROA (Return on Asset) dan ROE (Return on Equity) yang nilainya tinggi.
  • hutangnya sedikit, DER (Debt Equity Ratio) nilainya kurang dari 1.

Bagaimana memulainya?

  1. Pertama, kita harus punya rekening di salah satu perusahaan securitas. Pilih perusahaan sekuritas yang mudah diakses (ada aplikasi mobile-nya), mudah dalam membuat akunnya (kita tidak perlu datang ke Cabang), dan perhatikan juga fee transaksinya.
  2. Kedua, hubungi CS atau apply via website dan email perusahaan securitas tersebut. Selanjutnya mereka akan menghubungi balik, untuk melakukan KYC (Know Your Customer) dengan wawancara atau kita mengirimkan foto sambil memegang KTP asli.
  3. Ketiga, dalam beberapa hari kita akan mendapatkan nomor rekening penampungan transaksi atau disebut dengan RDN (Rekening Dana Nasabah) dan username /password aplikasi.
  4. Keempat, download aplikasi dan mencoba login.
  5. Kelima, transfer sejumlah uang ke rekening RDN, agar bisa memulai transaksi saham.

Saya sendiri mempunyai dua akun di IPOT (Indopremier) dan di Mirae Securitas.

Untuk IPOT berikut kelebihan dan kekurangannya:

  1. pembukaannya murah cukup dengan 100.000
  2. penggunanya lumayan banyak
  3. aplikasinya lumayan agak nge-lag (delay) kurang smooth
  4. tampilan yang putih bersih dan enak dilihat
  5. fee transaksi cukup murah beli 0,19% dan jual 0,29%.
  6. data saham tidak realtime, delay 15 menit. untuk mendapatkan harga yang realtime, bisa berlangganan akun premium
  7. bisa diakses melalui web based dan mobile application

Sedangkan Mirae Securitas berikut kelebihan dan kekurangannya:

 

  1. pembukaan rekening relatif besar yakni 10juta rupiah
  2. aplikasinya lebih stabil, terdiri dari windows based dan mobile based (namanya aplikasi HOTS)
  3. data realtime
  4. fee beli 0.15% dan jual 0.25%
  5. apabila menggunakan mac, harus install windows terlebih dahulu dengan menggunakan virual box untuk mengakses aplikasi desktopnya
  6. aplikasi mobilenya cukup padat tampilannya
  7. lebih cocok untuk trader (menurut pendapat saya), karena lebih realtime dan responsive.

Jadi teman-teman memilih yang mana? hehe.

 

membuat wedding blog

Alhamdulilah akhirnya pernikahan saya dan Ifnu Bima telah berlangsung 2 minggu  yang lalu, 5 Februari 2011. Segala bentuk persiapan telah dilaksanakan termasuk juga untuk online invitation dalam bentuk wedding blog. Wedding blog yang kami buat murni dari iWeb, karena kami berpikir, konten statis dan diposting dalam momen tertentu saja.

iWeb merupakan html generator dari Apple. iWeb sama halnya seperti Microsoft Web Publisher yang sama-sama membuat website dengan sangat sederhana dan autogenerate html. Penggunaannya pun seperti blog, jadi mudah dan efisien.

Tampilan setiap halaman dari web bisa dipilih dari theme dan template yang telah disediakan:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

template berupa halaman web serta theme warna yang beragam. Halaman/page yang akan dan sudah dibuat bisa dikostumisasi dengan toolbar di bawah main windows.

Kita juga bisa mengkombinasikan library iPhoto maupun iTunes pada halaman/page web kita di iWeb. Media akan ditampilkan pada tab sebelah kanan, seperti berikut:

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Selain bisa menambahkan media yang secara otomatis sync dengan library iphoto dan itunes. Di iWeb bisa juga menambahkan widget. Widget tersebut bisa berupa snippet code html, gmap, google adsense, dll.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

terakhir bagaimana kita akan mem-publish website yang sudah didesain dan diisi kontennya. setting publishing bisa melalui mobile me, atau hosting biasa melalui FTP.

 

 

 

 

 

 

membuat peta di google map

Masih berhubungan dengan wedding blog di http://dianifnu.com, saya akan berbagi cara bagaimana membuat peta sendiri di google map.

1. buka alamat http://map.google.com.

2. asumsi sudah mempunyai account di google, klik “my map” di kiri atas.

 

 

 

 

 

 

 

3. Pilih “Create new map” kemudian isi field mengenai judul, deskripsi, privacy dan sharing setting peta yang akan dibuat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4. Kostumisasi peta dengan menambah pin, garis pada icon di sebelah kiri  atas windows peta, seperti pada gambar berikut:

 

 

 

 

 

 

 

5. Setiap icon/pin ataupun line bisa diberi judul dan keterangan, juga diubah icon atau warnanya. Untuk icon bisa juga mengambil gambar dari upload dan link image.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6. Kostumisasi icon

 

 

 

 

 

 

 

 

7. Apabila semua track/jalan/line dan pin/icon telah selesai. Klik “Save” dan Peta kita sudah bisa digunakan/di-embed dalam bentuk html. Source bisa dilihat di link “Link” bagian kanan atas peta.

install plugin facelet di netbeans 6.5

pertama2 thx to henry, sebenernya ini awalnya yang ngalamin henry sewaktu diskusi soal JSF,

karena selama kerja dah jarang pake java, jadi baru sempat install netbeans 6.5 kemarin malam.. karena lg nyobain tutorial spring nya yang dibuat pak Endy. akhirnya tutorial ke 1, sudah berhasil dan sukses.

ketika akan mulai mencoba2 JSF, saya teringat kalo komponen yang (menurut saya) paling bagus (lucu2, warna nya bagus2) itu ada richfaces, maka saya harus install plugin facelet nya di netbeans versi 6.5.

plugins nya dapat diunduh di sini. setalah selesai diunduh. saya lakukan proses add plugin seperti biasa di netbeans. yaitu:

Tools -> plugin -> downloaded -> add plug in (seperti berikut)

addplugin1

ketika akan install, muncul peringatan kurang lebih seperti berikut:

The plugin JSP Parser is requested in implementation version 200804211638

Error tersebut bisa dihilangkan dengan menyeragamkan version JSP parser yang ada di netbeansnya. version JSP passer tersebut berada di folder hasil installer netbeans

  • /home/dian/netbeans-6.5/enterprise5/modules
  • -extract file org-netbeans-modules-web-jspparser.jar
  • update file MANIFEST.MF di folder org-netbeans-modules-web-jspparser/org-netbeans-modules-web-jspparser/META-INF.
  • kemudian ubah hasil extract-an menjadi file .jar kembali
  • rebuild file org-netbeans-modules-web-jspparser.jar
  • jalankan command berikut di console: jar -vufm jar_file manifest_file, untuk update mani_fest nya

ok, berhasil, coba restart netbeans kembali, dan selamat ber-JSF ria..

widsest-nokia

ahai ternyata di detik, aku berada di divisi IT operation..hm..mungkin dari namanya udah ketauan..aku bakalan banyak maintenance..:)..

project / aplikasi pertama yang musti dihandle adalah Widset-nokia..

aplikasi rss, yang diinstall di handphone, spesifiknya nokia, tapi pas test bisa juga masuk ke hape SE..aplikasinya di develop oleh tim mobile developement dan dibangun berbasis java (hihi JME bo 🙂 )..

sedangkan widsest itu sendiri, disamping pake JME pake framework yang namanya helium..untuk coding2 dan sejenisnya,,aku juga masih tahap browsing skiming..belum baca secara mendetil..huhuhuh…

contoh tampilan aplikasinya:

Software Testing Part 1

dari posting sebelumnya  kan terus ngomongin testing..hehehe (mentang2 pas magang jadi software tester, ya yang tau Cuma itu aja)..terus sebenernya apa itu testing? Knpa dalam pengembangan software harus ada testing? Kapan testing yang baik itu dilakukan?

Software testing dalam SDLC (Software Development Life Cycle) adalah proses buat mengukur kualitas suatu software. Kualitas disini mencangkup correctness, completeness, security, atau dapat juga berupa technical requirement di bawah standar ISO, seperti capability, reliability, efficiency, portability, maintability, comptability, dan usability. Software Testing tidak sama dengan Software Quality Assurance (SQA), tetapi hanya merupakan bagian SQA.

Tapi kalo pengertiannya secara umum, Software Testing yaitu proses untuk menguji eksekusi suatu software dengan cara memberikan berbagai input kemungkinan dan mengecek apakah output sesuai dengan yang diharapkan.

 

Terus..gimana sih cara testing yang baik?

Testing yang baik itu, testing yang bisa menemukan kemungkinan error yang ditemukan. Code-testnya harus konsisten dan bisa diulang-ulang. Yang harus diperhatikan juga code test tidak bergantung dengan test yang lainnya.

Kapan kita melakukan test?

Software testing dikerjakan setelah tahap construction selesai dan sebelum sampai ke customer,software testing bisa dilaksanakan secara iterasi yang berlangsung sejalan dengan proses development atau yang disebut dengan TDD (Testing Driven Development).

Salah satu yang bisa menjadi masalah adalah apabila terjadi perubahan control development yang disebabkan oleh banyaknya bugs atau error yang ditemukan. Hal ini bisa menyebabkan delay contruction yang cukup lama, karena setelah di-rebuild, suatu software harus dites kembali. Oleh karena itu, sangat perlu diperhatikin bahwa kesalahan (error dan bugs) yang pernah muncul tidak berulang lagi (regression testing).

Dalam SDLC, Software testing bisa juga jadi bagian dari proses validation dan verification. Validation yaitu proses mengecek apakah software sudah berjalan sesuai dengan user requirement, sedangkan verification proses untuk mengecek semua item secara spesifik.

Automated testing menggunakan selenium ide dan selenium core part 2

Seperti yang udah disebuti pada posting sebelumnya..Selenium IDE menghasilkan output yaitu unit test yang menjadi elemen pada Selenium Core..Sebelum itu, kita install dulu Selenium Corenya…Selenium Core bisa didownload di sini. Kemudian ekstrak file nya dan simpan pada folder webapp pada aplikasi server kita.

Setelah siap, kita bisa langsung akses Selenium Core menggunakan web browser dengan mengetikan alamat url . http://localhost:8080/selenium. maka akan tampil halaman seperti berikut:

 

Kita akan gabungkan hasil Selenium IDE yang dipakai oleh Selenium Core. Misal output yang kita simpan dari Selenium IDE berupa HTML, maka file-file HTML tersebut didefinisikan pada test suite. Berikut contoh unit test yang dimasukkan pada test suite:

Unit test yang didefinisikan berwarna merah. Kemudian jalankan Selenium TestRunner-nya yang terdapat pada Selenium Core. Untuk menjalankannya ketikan file test suite yang telah dibuat seperti pada gambar berikut:

 

Seperti halnya pada selenium IDE, untuk setiap test case yang berjalan apabila test-nya berhasil maka test runner akan berwarna hijau, dan sebaliknya apabila terjadi error atau bug maka test runnernya berwarna merah.