Sebentar lagi melapor pajak

Math arounds us kali ini masih di luar seputar anak. Jadi awal bulan Maret, biasanya para pegawai seperti suami saya (saya sih dulu), mendapat laporan potongan pajak  1770S atau 1770SS atau 1770Kemudian di periode Maret setiap tahun, kita diwajibkan melapor bukti bayar tersebut melalui SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan). Bisa online maupun offline. Alhamdulilah sudah sekitar 6 tahun, kami selalu lapor secara online. Lebih mudah dan praktis.

Kebetulan di tengah tahun kemarin, suami pindah kerja. Dimana akumulasi potongan pajaknya jadi berkurang. Yang artinya, besok Maret kami harus membayarkan sejumlah kekurangan bayar pajak ke Negara. Mengapa bisa seperti itu?

Seperti kita tahu, rumus dari pemotongan pajak adalah:

  • Nett = Total penghasilan kotor + semua penghasilan diluar pekerjaan (misal dari aset) – penghasilan tidak kena pajak (apakah single, berkeluarga, anak 1,2,3 dsb)
  • Baru setelah itu, ada leveling pengali dari Nett
  • Besaran persentase pajaknya akan dihitung seperti ini:
    • level 1 : 50.000.000 pertama dari Nett, maka 50.000.000 * 5%, kemudian sisa_level_1 = Nett – 50.000.000
    • level 2 : 50.000.000 < sisa_level_1 < 250.000.000  , maka 250.000.000 * 15% , kemudian sisa_level_2 = sisa_level_1 – 250.000.000
    • level 3 : 250.000.000 < sisa_level_2 < 500.000.000, maka 500.000.000 * 25%, kemudian sisa_level_3 = sisa_level_2 – 500.000.000
    • level 4 :  sisa_level_3 > 500.000.000, maka sisa_level_3 * 30%

Berdasarkan rumus leveling tersebut, ketika tengah tahun suami pindah kerja misalnya ada di level 2, karena penghasilan dihitung kumulasi 6 bulan. Ketika masuk ke perusahaan baru, oleh perusahaan baru akan dihitung mulai dari awal di level 1, padahal seharusnya sudah di level 2 atau mencapai 3.

Jadi apa yang harus dipersiapkan? UANG hahaha, tentu saja. Karena saya deg-degan harus kurang bayarnya berapa.

Kemudian bagaimana cari bayar dan split inputnya? Kalau tidak salah, akan ada menu untuk input SPT gabungan. Nanti dari situ akan secara otomatis ketahuan berapa kurang bayarnya. Bisa juga dihitung manual, namun sayangnya laporan bukti potong 1770S nya belum kita terima.

Screen Shot 2019-02-20 at 09.15.41

#harike9
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

 

Tempat ibadah (mushola) di Bandara Schiphol Amsterdam

Menunggu kabar suami yang sedang melakukan penerbangan 21 jam itu rasanya lumayan berdebar. Selalu didoakan agar diberi keselamatan sampai tujuan. Alhamdulilah di setiap transit, suami selalu berkabar dan saya tidak lupa untuk selalu mengingatkan sholat. Dimanapun.

 

Tepatnya ketika di transit ke-dua sebelum ke negara tujuan, yakni di negeri Belanda. Alhamdulilah suami bisa menemukan tempat sholat yang nyaman di bandara Schipol Amsterdam. Dan suami berpesan untuk dibagikan di blog pribadi agar bisa membantu sesama muslim khususnya Indonesia yang akan melaksanakan sholat di Schipol Amsterdam.

 

Lokasinya berada di:
    Lounge 2, 2nd Floor (yang sebelumnya di gate 4 tetapi dipindah ke Lounge 2)
IMG_5457
Petunjuk arah menuju Lounge 2
IMG_5458
Petunjuk Arah dari Lounge 2
IMG_5456
namanya Mediation Center

Namun, tempat wudlu-nya berada pada lokasi yang berbeda.

IMG_5451
namanya Feet washing place
IMG_5449
petunjuk tempat wudlu
IMG_5447
pintu tempat wudlu
IMG_5448
kran-nya ada 2, untuk tangan dan kaki
IMG_5446
pancuran khusus untuk kaki

Kemudian, berikut adalah tempat sholatnya, mukena dan alat sholat alhamdulilah sudah tersedia.

IMG_5452
tempat sholat
IMG_5455
tempat sholat
IMG_5453
alat sholat
IMG_5454
tempat penyimpanan sepatu

Alhamdulilah bepergian ke luar negeri Belanda khususnya tidak takut ketinggalan sholat dan mudah-mudahan diikuti juga oleh airport-airport international yang lain.