Menunda keinginan atau permintaan anak

Apakah mama sering menerima permintaan atau keinginan yang harus dipenuhi saat itu juga? Dan rasanya kita tidak mungkin memenuhinya, atau bisa memenuhi keinginannya namun di lain waktu dan tempat. Terkadang anak sangat-sangat tidak kooperatif dengan kondisi yang ada. Apabila kita tidak “pintar” mengkomunikasikan alasan bahwa keinginannya tidak bisa dipenuhi saat itu, bisa saja anak makin liar dan nangis menjadi-jadi.
fullsizeoutput_3839.jpeg
Pada dasarnya, anak-anak akan baik apabila kita ajak bicara baik-baik. Lakukan tatap mata. Apabila kita berjanji, penuhi. Tidak diberi janji yang tidak mungkin kita penuhi. Apabila kita lengah memenuhi janjinya, peluk dan meminta maaf pada anak. Logika mereka akan jalan apabila alasan yang kita kemukakan dan memang benar (masuk akal). Dan insyaallah anak-anak akan mengerti.
Walau dalam prakteknya, terkadang belum konsisten, masih harus terus diperbaiki, masih tergantung mood, namun berikut adalah beberapa tips kata-kata yang pernah dipraktekan dan cukup berhasil, seperti:
  • memberikan alternatif pilihan. ketika Faiz meminta membeli mainan dan tidak ada dalam rencana —>  . “Faiz, kan mainannya masih ada di rumah ya, nanti kita cari lagi dan mainkan lagi di rumah”. beri pilihan lain “Faiz boleh beli minuman ini kalo Faiz mau”
  • beri penjelasan dan penuhi janji, contohnya ketika Faiz meminta pergi ke hotel pagi-pagi bangun tidur dan ingin mandi di bathtub bathroom —>  . “Faiz, ini waktunya mandi untuk sekolah. Ini adalah hari Rabu, masih waktunya sekolah. Insyaallah kita akan ke hotel weekend ini”. Kejadian tadi pagi, mungkin terbawa mimpi karena mama dan Kakak bercerita weekend ini akan pergi ke hotel.
  • memberikan pilihan, contohnya ketika Afni meminta tambahan waktu untuk menonton —> “Afni mau mandi sekarang atau 5 menit lagi? Kalo mandi sekarang, Afni bisa lanjut nonton TV saat menunggu jemputan sekolah datang”
Itu hanya sepenggal beberapa kejadian. Insyaallah ini masih terus berproses, mama yang terus belajar, menjadi manajer keluarga yang lebih baik. Tidak lupa untuk selalu mengucapkan terima kasih atas pengertian yang diberikan anak-anak kita. Insyaallah mereka akan mengerti dan paham.