Unlock 2019 milestone – Belajar investasi saham

Sebetulnya resolusi saya di 2019 tidak banyak, hanya dua, yaitu mengikuti even lari (yang sampai sekarang belum kesampaian dan belum latihan lari lagi >.<) dan belajar investasi saham. Alhamdulilah di akhir bulan Maret ini, digajian suami bulan ini, akhirnya diberi kesempatan untuk mulai nabung saham. Walaupun nominalnya masih minimum. Setidaknya saya sudah pernah beli saham lho. Hahaha.

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa tujuan keuangan akan berubah sesuai dengan stage kehidupan kita. Kala kita first jobber akan berbeda tujuannya saat kita sebagai newly wed, begitupun saat sudah ada anak akan berubah lagi tujuan keuangannya. Walaupun komponennya sama. Tetapi besar dan instrumennya bisa menyesuaikan. Atau, seiring waktu bisa sambil dilengkapi.

Keluarga kami sendiri, memutuskan untuk mulai investasi (terutama saham) ketika hutang lunas dan tabungan jangka pendek setidaknya cukup. Mengapa?Karena investasi saham adalah investasi dengan rasio resiko yang tinggi oleh karena itu cocok untuk jangka panjang.

Bagaimana simplenya memilih saham yang mana? Saya sendiri tidak ada formula khusus. Tapi ini kan untuk investasi yang sifatnya jangka panjang (tolong bedakan dengan trading dan sifatnya jangka pendek bahkan bisa dalam itungan menit). Jadi, pilih perusahaan yang kita tahu produk dan bisnisnya. Dipakai sehari-hari. Lanjut dari sana, dibuka deskripsi perusahaan, dilihat siapa kepemilikan usaha dan baca laporan keuangannya. Terakhir lihat situasi secara makro, politik, kondisi pasar. Jangan lupa follow beberapa account belajar saham di instagram, seperti ngerti.saham, yuknabungsaham, belajar_saham, stockgasm.id dan beberapa account financial planner yang sering sharing mengenai menabung saham ini.

 

Screen Shot 2019-04-11 at 11.35.52

Ternyata, suami saya malah yang ketagihan. Pendapatnya beliau, kan ini masih belajar. Jadi dicoba-coba dulu. Anggap saja ini uang sekolah. Semangat menabung saham. Buku ini menjadi salah satu penyemangat saya yang mendorong saya belajar menabung saham.

IMG_1227.JPG

 

 

 

 

Sebentar lagi melapor pajak

Math arounds us kali ini masih di luar seputar anak. Jadi awal bulan Maret, biasanya para pegawai seperti suami saya (saya sih dulu), mendapat laporan potongan pajak  1770S atau 1770SS atau 1770Kemudian di periode Maret setiap tahun, kita diwajibkan melapor bukti bayar tersebut melalui SPT (Surat Pemberitahuan Tahunan). Bisa online maupun offline. Alhamdulilah sudah sekitar 6 tahun, kami selalu lapor secara online. Lebih mudah dan praktis.

Kebetulan di tengah tahun kemarin, suami pindah kerja. Dimana akumulasi potongan pajaknya jadi berkurang. Yang artinya, besok Maret kami harus membayarkan sejumlah kekurangan bayar pajak ke Negara. Mengapa bisa seperti itu?

Seperti kita tahu, rumus dari pemotongan pajak adalah:

  • Nett = Total penghasilan kotor + semua penghasilan diluar pekerjaan (misal dari aset) – penghasilan tidak kena pajak (apakah single, berkeluarga, anak 1,2,3 dsb)
  • Baru setelah itu, ada leveling pengali dari Nett
  • Besaran persentase pajaknya akan dihitung seperti ini:
    • level 1 : 50.000.000 pertama dari Nett, maka 50.000.000 * 5%, kemudian sisa_level_1 = Nett – 50.000.000
    • level 2 : 50.000.000 < sisa_level_1 < 250.000.000  , maka 250.000.000 * 15% , kemudian sisa_level_2 = sisa_level_1 – 250.000.000
    • level 3 : 250.000.000 < sisa_level_2 < 500.000.000, maka 500.000.000 * 25%, kemudian sisa_level_3 = sisa_level_2 – 500.000.000
    • level 4 :  sisa_level_3 > 500.000.000, maka sisa_level_3 * 30%

Berdasarkan rumus leveling tersebut, ketika tengah tahun suami pindah kerja misalnya ada di level 2, karena penghasilan dihitung kumulasi 6 bulan. Ketika masuk ke perusahaan baru, oleh perusahaan baru akan dihitung mulai dari awal di level 1, padahal seharusnya sudah di level 2 atau mencapai 3.

Jadi apa yang harus dipersiapkan? UANG hahaha, tentu saja. Karena saya deg-degan harus kurang bayarnya berapa.

Kemudian bagaimana cari bayar dan split inputnya? Kalau tidak salah, akan ada menu untuk input SPT gabungan. Nanti dari situ akan secara otomatis ketahuan berapa kurang bayarnya. Bisa juga dihitung manual, namun sayangnya laporan bukti potong 1770S nya belum kita terima.

Screen Shot 2019-02-20 at 09.15.41

#harike9
#Tantangan10Hari
#Level6
#KuliahBunsayIip
#ILoveMath
#MathAroundUs

 

Mendaftar Haji di Depok, bagaimana caranya?

Alhamdulilah akhirnya setelah beberapa lama menabung haji, akhirnya kami rampung mendaftarkan diri sebagai calon peserta ibadah haji dan mendapat nomor porsi.
Bagaimana sih caranya mendaftar haji khususnya di kota Depok.

Pertama

         Datang ke bank untuk membuka tabungan khusus haji, kalau kami kebetulan memakai BSM (Bank Syariah Mandiri cabang Margonda Depok. Persyaratan membuka rekening haji (tabungan mabrur) sepertinya cukup KTP dan saldo awal Rp. 100.000.
        Karakter dari jenis tabungan haji ini:
  1. akad yang digunakan adalah Mudharabah Muthiaqah
  2. setoran awal Rp. 100.000, setoran selanjutnya minimal Rp 100.000
  3. tidak bisa diambil kecuali untuk pendaftaran haji
  4. tidak diberikan fasilitas ATM dan akses e-banking lainnya
  5. tidak ada potongan administrasi
  6. diberikan imbal bagi hasil
        Apabila uang sudah cukup, bisa langsung setor Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah) untuk dilakukan pendebetan rekening ke rekening penampungan haji. Namun apabila belum cukup, bisa secara berkala setor dari mulai Rp 100.000.

Kedua

        Setelah dana mencukupi, yakni Rp 25.100.000, dimana Rp 100.000 digunakan sebagai dana endapan agar rekening tetap hidup. Kemudian kita datang kembali ke bank dengan membawa beberapa persyaratan:
  1. fotocopy KTP
  2. fotocopy KK
  3. fotocopy surat nikah
  4. surat keterangan domisili sampai KECAMATAN dengan materai Rp 6000
  5. foto khusus haji (80% wajah dan background putih) ukuran 3×4 5 lembar dan 4×6 1 lembar
  6. fotocopy buku tabungan yang sudah berisi saldo Rp. 25.100.000
        Dari bank kita akan diberikan bukti validasi pendebetan dana haji yang harus di bawa ke Depag yang berada di kawasan Grand Depok City. Bukti tersebut berlaku sampai 5 hari kerja ke depan. Saya agak lupa mengapa jangan sampai lewat 5 hari, apakah mungkin untuk proses rekonsiliasi dana atau bagaimana.

Ketiga

        Datang ke Depag, dengan membawa persyaratan administrasi yang lain, yakni:
  1. bukti validasi pendebetan dari bank
  2. fotocopy buku tabungan
  3. fotocopy KTP
  4. fotocopy KK
  5. fotocopy akta nikah
  6. surat keterangan domisili sampai kecamatan dan bermaterai Rp 6.000
  7. foto ukuran 3×4 10 lembar, 4×6 5 lembar (80% wajah, background putih, memakai baju bebas / bukan dinas, untuk wanita menggunakan jilbab)
       Setelah persyaratan administrasi lengkap, langsung dilakukan verifikasi data, foto dan scan jari, kemudian akan mendapatkan nomor porsi. Nomor antrian tahun ini di kota Depok sampai dengan 17 tahun. subhanallah lama sekali ya. Mudah-mudahan ada rezeki umur dan sehat, insyaallah.
Screen Shot 2018-08-17 at 19.20.14
bukti debet dari bank
      Tips : buku tabungan dan semua bukti pendaftaran haji disimpan dalam satu folder, jangan sampai hilang sampai saat keberangkatan kelak, karena biasanya ada proses pelunasan biaya haji yang harus dibayarkan max 2 bulan sebelum pemberangkatan.