Makan sebelum tidur

Setahun terakhir ini, nafsu makan Afni memang lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Sekarang, Afni sudah mau mencoba jenis makanan baru dan berangsur berkurang picky eaternya.

Pernah pada suatu malam, sebelum tidur, Afni merasa krucuk-krucuk perutnya lapar. hehehe. Kemudian saya cerita mengenai proses percernaan makanan oleh tubuh.

Yang dimulai dari masuk makanan di mulut, mengunyah dibantu ludah gigi (dan enzim), masuk ke kerongkongan, lambung, usus halus (yang panjang), usus besar, dan terakhir anus proses pembuangan sisa-sisa makanan.

Kemudian, saya beritahu Afni, bahwa apabila makan sebelum tidur, kasian nanti di dalam tubuh Afni. Sistem pencernaannya (dari kerongkongan sampai usus) harus bekerja. Padahal saat jam tidur mereka perlu istirahat.

Penjelasan tersebut, alhamdulilah bisa diterima oleh Afni. Karena selain tidak bagus juga untuk tubuh, sejujurnya mamanya malas juga memasakan sesuatu sudah larut malam, hehe.

akhirnya Afni pun bisa tidur lelap yang sebelumnya minum susu hangat terlebih dahulu.

Image result for sistem pencernaan manusia

 


Natural disaster part 2 (tornado)

Dibanding dengan banjir, sebetulnya tornado adalah jenis naturan disaster yang paling Faiz sukai gambarnya. Mungkin karena muter-muter seperti twister.

Beberapa hari yang lalu, saya membelikan buku mengenai “bencana alam” dari seri sains penerbit BIP. Ini sebagai salah satu cara saya untuk mengalihkannya dari gadget. Bukunya berisi komik dan ada ceritanya.

Setiap bab berbicara mengenai bencana alam yang dialami oleh seromobongan orang dalam suatu perjalanan. Ada bagian gempa, gunung meletus, tornado, kekeringan, global warming dll. Tapi yang menjadi favorit Faiz bagian tornadonya.

Ceritanya juga unik dan jenaka. Ada seorang paman yang berprofesi artis namun terkena sial pas terjadi tornado. Sampai celananya ikut terbang.

Selain buku, Faiz ada mainan Thomas n friend tapi bukan thomasnya yang dimainkan tetap part tornadonya.

Eksperimen science juga sudah dilakukan dengan menggukan air, sabun cuci piring dan gliter yang dimasukan dalam botol. Kemudian terakhir adalah menggambar tornado. Sudah puluhan lembar kertas Faiz gambar tornado di kertas bekas.

Alhamdulilah sementara ini Faiz bisa teralihkan gadgetnya. Tapi mamanya harus super strong karena Faiz tipe anak yang demanding bgt.

Keep strong mama.

Natural disaster part 1 (banjir / flood)

Selama seminggu ini kami sekeluarga sepakat untuk mengurangi penggunaan gadget (hp, laptop, dan TV) di rumah. TV dan internet dimatikan, termasuk akses saya terhadap hp sangat minim dan laptop tidak sama sekali.

Faiz memang sedang tergila-gila dengan natural disaster. Berawal dari game (huh) kadang memang gadget itu bermata dua, satu positif faiz menjadi tahu mengenai natural disaster, satu lagi negatifnya Faiznya jadi kecanduan game.

Sebagai pelarian, Faiz setiap hari bermain air di luar rumah dari air kran dan selang. Kadang bikin was-was karena takut ciprat ke rumah / mobil tetangga atau ke orang yang lewat. Walaupun sudah diberi wanti-wanti. Awas jangan sampai kena ke orang, rumah dan mobil tetangga ya.

Dari bermain air tersebut, Faiz banyak berimajinasi. Membuat cerita terjadinya banjir, karena air mengalir begitu banyak. Faiz juga bertanya, “ini apa” sambil menunjuk ke selokan. Mama coba jelaskan “ini untuk menampung air dan mengalirkannya ke sungai yang lebih besar”. Mama juga coba bercerita bagaimana jika suatu desa / perumahan yang tidak mementingkan adanya selokan depan rumah. Selain jalan dan rumah bisa banjir, juga timbul banyak penyakit.

Foto diganti, karena ketika bermain air Faiz tidak mau memakai pakaian 😭.

Semangat Faiz, gali terus curiosity-mu.

Lari setiap sore

Karena kelas mengaji juga libur, alhamdulilah. Afni dan Faiz setiap sore bisa lari-lari di sekitar rumah. Rutenya dimulai dari rumah menuju mesjid kemudian ke minimarket. Kadang menghabiskan dulu es krim dan minum saat di mini market, sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan.

Setelah segar kembali, kami melanjutkan perjalanan menuju pinggir sungai Ciliwung di samping perumahan kami. Senangnya bisa mendengar suara deras sungai, mengintip sedikit-sedikit air yang mengalir deras. Terkadang sambil memperhatikan binatang yang lewat seperti burung maupun serangga. Memperhatikan pula pohon-pohon dan tanaman yang ditanam oleh para penduduk di sini.

Apabila melewati taman bermain (playground) kita sempatkan untuk bermain di sana terlebih dahulu, seperti ayunan, perosotan, putar-putaran. Hari Jumat kemarin agak beda, karena rutenya sampai ke atas jembatan menuju jalan Margonda Raya. Tujuannya sekalian membeli makan di Pizza Hut. Dan ini kali pertama Faiz jalan menanjak melewati jembatan sambil melihat sungai ke bawah. Sesekali Faiz merasa bergidik ketika melihat ke bawah atau saat kita tiba di atas (ujung dari jalan pesona khayangan).

Rupanya berjalan dan berlari setiap sore sangat menyenangkan. Kadang disertai bermain role play kejar-kejaran untuk menggali kreatifitas mereka.

Salam semangat.

Eksperimen di rumah

Dari semenjak liburan kemarin (Kamis Jumat), kita di rumah melakukan beberapa eksperimen, akan tetapi lupa mendokumentasikannya. Selain itu, banyak juga yang eksperimennya gagal. Uops.. Hehe namanya juga percobaan, masih perlu dicoba sampe berhasil.

Misalnya, kemarin mencoba melakukan optik ilusion seperti ini , jadi mengubah arah tanda panah apabila menaruhnya di belakang botol kemudian botol tersebut diisi dengan air.

Image result for reversing arrow illusion

 

Kedua, melakukan percobaan elastic egg. Jadi, menyimpan telur dalam larutan cuka kemudian diambil pada 24jam kemudian. Akan tetapi, kami gagal. Ternyata telur ikutan hancur tidak elastis seperti pada tutorial.

Ketiga, membuat ombak dalam botol. mencampurkan air yang diberi warna dengan baby oil. dan dimasukan ke dalam botol.

 

Liburan masih panjang, mamanya harus cari bahan lagi untuk melakukan eksperimen bersama anak-anak.

Semangat.

Playdate bersama teman

Hari ini Afni seharian playdate di rumah teman. Kebetulan teman Afni mempunyai saudara kandung 4 jadi total anaknya ada 5 dan semuanya perempuan. Jadi Afni sangat kerasan dan menikmati setiap playdatenya. Berangkat pagi, pulang-pulang sudah lewat magrib. Ketika ditanya mau pulang, selalu jawabannya “nanti ma..”.

Alhamdulilah selama playdate, Afni bisa terbebas dari gadget dan tidak lupa juga mendirikan sholat berjamaah. Kebanyakan aktifitas yang dilakukan adalah menggambar dan membuat project blok.

Nanti main-main lagi ya Falisha. Liburan masih sangat panjang. 🙂

Berkreasi dengan Domino Block

Hari Kamis kemarin alhamdulilah Afni dan Faiz telah pembagian rapor. Dan masuk musim liburan sampai tanggal 12 Juli 2019. Alhamdulilah rapor Afni Faiz dikatakan cukup baik walaupun masih banyak juga yang masih harus diperbaiki.

Afni yang semenjak masuk SD merasa kesusahan karena masih belum bisa membaca. Alhamdulilah di akhir kelas 1 sudah bisa membaca baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Belajar Al-qurannya masih harus terus diasah, dimana teman-temannya sudah masuk tilawati jilid 2, Afni masih di jilid 1. Untuk matematika, saya masukan Afni ke kumon, akan tetapi materi di kumon malah jauh tertinggal daripada di sekolah, sehingga membuat saya bingung bagaimana harus mengejarnya.

Faiz, secara akademik cukup mengikuti, tetapi motorik halusnya masih perlu dilatih. Kemandiriannya, pola dan jenis makanan, serta pola tidur yang masih PR untuk Faiz. Tidak lupa dengan manajemen gadgetnya. Agak sulit untuk dialihkan,

Sepulang dari pembagian rapor, kami mengunjungi mall samping perumahan. Hanya untuk membeli sedikit mainan. Afni sengaja memilih mainan domino block. Harganya cukup terjangkau. Dan bisa senang sekali seharian memainkannya. Tidak hanya disusun dalam bentuk jajaran balok, akan tetapi bisa dibentuk menyerupai benteng ke atas, kemudian disenggol satu balok untuk menghancurkan bentuk keseluruhan (domino efek).

Bentuk benteng-benteng yang dibuat juga bisa menggali kreatifitas Afni. Balok-balok tersebut dibentuk berdasarkan pola susunan warna tertentu atau susunan tingkat tertentu. Hal yang bisa dieksplore selain kreatifitas adalah logika matematika, terutama saat bermain pola (pattern). Afni yang bertugas menyusun baloknya, Faiz biasanya kebagian tugas yang menghancurkan baloknya hehehe. Keep creative ya Afni dan Faiz.