he’s just not that into you

Melihat poster film ini pada tag “coming soon” di bioskop, satu hal yang terbesit dalam pikiran saya, wow! Pemainnya banyak, bagus-bagus. Walaupun sangat jelas, dari judulnya terlihat film ini ber-genre drama romantis seperti halnya Love actually, dengan banyak cerita dan ketekaitan antar pemainnya.

Di awal film, disajikan bentuk pembelaan diri dari semua wanita di belahan dunia manapun, “kalo dia tidak menghubungimu, mungkin dia lupa nomor telponmu, mungkin dia terlalu menghargai keseriusanmu, mungkin dia menghormati kedewasaanmu, dll”. Segala bentuk penyangkalan untuk menghindari ke-tidaksiap-an sakit hati.

Film ini disadur berdasarkan buku, dengan nama judul yang sama karangan Greg Behrendt dan Liz Tucillo pada tahun 2004. Film ini menceritakan beberapa tokoh yang saling terkait. Dipilih tokoh utamanya Gigi (Ginnifer Goodwin), seorang wanita muda yang selalu salah mengerti “sinyal” yang ia dapatkan dari pria-pria yang berkencan dengannya. Sampai akhirnya ia berkenalan dengan seorang pemilik bar, Alex (Justin Long). Di lain cerita, teman kerja Gigi, Janine (Jennifer Connelly) yang selama ini merasa kehidupan rumah tangganya baik-baik saja mulai menyadari kalau ia hanya menipu diri sendiri, padahal antara ia dan suaminya Ben (Bradley Cooper)sudah tidak ada gairah percintaan lagi. Dan tanpa sepengatahuannya, Ben malah terlibat perselingkuhan dengan seorang wanita seksi, Anna (Scarlett Johansson), yang ia bantu menjadi seorang penyanyi.

Teman kerja Gigi yang lainnya, Beth (Jennifer Aniston) sebetulnya merasa nyaman menjalani 5 tahun hidup serumah dengan Neil (Ben Affleck) tetapi lama kelamaan ia kesal juga karena Neil tidak kunjung melamarnya.

Drew Barrymore, yang juga sebagai executive produces dalam film ini, tidak mau ketinggalan tampil sebagai Marry, teman Anna yang akhirnya malah jadian dengan Connor, mantan pacar Anna sekaligus juga salah satu pria yang pernah menolak Gigi.

Inti cerita film ini memang sederhana. Namun yang membuat film ini menarik adalah cara untuk memahami bahasa laki-laki yang disampaikan melalui sikap dan ucapan mereka. Banyak wanita kurang bisa menangkap sinyal dari para lelaki atau bahkan pasangannya sendiri. Apakah wanita itu memang the rule or exception? .

Advertisements

melaju bersama perahu kertas

ini novel yang bersenyawa dengan diri saya setelah p.s. I Love You. Kata-kata yang Dee pilih sangat natural dan membiarkan jiwa kita mengalir bersamanya, enak sekali dibaca. Dan tak ingin urung berhenti membacanya sebelum benar-benar selesai. Bahkan ketika hampir sedikit lagi halaman yang tersisa, hati saya masih meminta ingin yang lebih lagi, dan pun ketika tamat membacanya membuat saya ingin mengulangi membacanya. Great! Bagus sekali.

Ceritanya sederhana dan familier. Seorang remaja putri yang bernama Kugy, dengan gaya cuek eksentriknya, ceria dan hobi menulis cerita dongeng dari masa kecilnya. Kemudian sosok Keenan, remaja pria yang seumuran Kugy, akan masuk kuliah. Keenan cenderung kalem, sederhana, dan mempunyai bakat melukis.
Kugy mengenal Keenan karena hubungan dari Eko dan Noni. Noni adalah sahabat Kugy. Eko adalah sepupu Keenan. Eko dan Noni adalah sepasang kekasih. Dengan berjalannya waktu, Kugy dan Keenan mulai mengagumi satu sama lain sampai akhirnya mereka saling jatuh cinta. Namun perjalanan panjang harus ditempuh sebelum mereka benar-benar bersatu.

Di awal pertemuan mereka, status Kugy yang sedang berpacaran dengan Ojos. Begitu juga Keenan, akibat proyek comblangan Noni-Eko yang “dengan terpaksa” berpacaran dengan wanita cantik, tajir bernama Wanda.

Dengan acara perjodohan buatan Noni-Eko tersebut, Kugy lambat laun mulai menjauh dari mereka. Ojos juga merasakan perubahan-perubahan yang terjadi pada Kugy. Hubungan cinta Ojos dan Kugy akhirnya berakhir. Begitu juga dengan Kenaan, bahwa Wanda telah “ketauan” membohongi Keenan perihal lukisan dan pamerannya.

Suatu ketika, Kenaan memutuskan untuk tidak melanjutkan kuliahnya, dan bertekad menjadi pelukis, membiaya dan menikmati hidup dengan melukis. Tentu saja keputusannya itu tidak sejalan dengan kemauan ayahnya. Keenan-pun akhirnya “menyendiri” di Bali, ke tempat Pak Wayan, yang tidak lain adalah sahabat lama ibu Kenaan.

Di Bali, Kenaan bertemu dengan gadis Bali nan ayu, bernama Ludhe. Sedangkan, di Jakarta, Kugy juga telah lulus menamatkan kuliahnya, kemudian bekerja di perusahaan advertising, AdvoCado. Kugy-pun menjalin hubungan dengan sang bos, yang bernama Remidius.

Sayangnya, Keenan tidak bisa selamanya tinggal di Bali. Karena ayahnya sakit dan masuk rumah sakit. Keenan terpaksa kembali ke Jakarta, menjalankan perusahaan keluarganya karena tidak punya pilihan lain.

Pertemuan antara Kugy dan Keenan tidak terbendungkan lagi. Bahkan empat sekawan ini bertemu lagi. Semuanya dengan kondisi yang sudah berbeda. Kugy yanga akan dilamar oleh Remi. Dan pertemuan tidak sengaja antara Kugy dan Ludhe di sebuah pura, di Bali. Dan pertemuan Remi dengan Keenan, bahwa Remi adalah pengapresiasi lukisan Kenaan dari sejak lukisan Kenaan yang pertama.

Di akhir cerita, mereka bisa saling mengetahui, bahwa Kugy dan Keenan saling menyukai. Seperti halnya perahu kertas, cinta diantara merekapun dibiarkan mengalir.

Eclipse, gerhana

Menurut berita yang beredar, film ke tiga yang disadur dari buku ke-tiga-nya tetralogi Twilight Saga akan dirilis pada Juni 2010. Secara garis besar dalam buku ini menceritakan berbagai sejarah jaman dahulu, seperti bagaimana awal mula adanya warewolf dan suku Quileute , bagaimana warewolf bisa menjadi musuh bagi vampir. Selain itu pula, banyak bercerita bagaimana para personel keluarga Cullen berubah menjadi vampir. Seperti Emmet yang dulunya seorang tentara, kemudian bertemu dengan sosok wanita muda yang ternyata vampir dan membuatnya menjadi vampir. Kemudian Rosalie yang dulunya seorang gadis cantik, dan kemudian diperkosa oleh pacar dan genk-pacar-nya. Tidak ketinggalan juga cerita bagaimana Edward dan keluarga Cullen lainnya menjadi sosok vampir.

Namun, inti dari buku ini sepertinya ada di bagian akhir. Buku ini menerangkan bagaimana usaha Jacob untuk membuktikan bahwa Bella-pun mencintainya. Bahwa Bella mencintai Jacob dan Edward. Bahwa Bella tidak bisa hidup tanpa dua “orang” penting itu.

Perdamaian dan kerja sama antara para warewolf dan Vampir keluarga Cullen membuahkan kemenangan atas pertarungannya melawan Victoria.

ketika membaca novel ini, saya sambi juga dengan coding yang memakai IDE eclipse, halah, jadi nyambung :D.

New Moon, bulan baru, sosok baru, datanglah Jacob Black.

Suksesnya dengan film pertama, tetralogi dari novel karangan Stephanie Mayer ini melanjutkan merilis film untuk buku kedua-nya. Di film/buku/cerita pertama Twilight Saga yang berakhir dengan bahagia, Edward dan Bella bersatu, terlelap dalam dansa nan penuh hidmat romansa. Musuh yang mengincar Bella, James, kekasih Victoria-pun berhasil dikalahkan Edward.
Namun, apa selanjutnya yang terjadi di buku kedua, mulai berdatangkan tokoh baru, tokoh yang akan menyaingi keberadaan Edward dan para vampir lainnya. Tokoh yang muncul dari keluarga warewolf atau manusia serigala. Warewolf adalah sosok serigala yang digariskan untuk menolong dan melindungi manusia dari bahaya vampir jahat.

Jacob datang, saat Edwar pergi meninggalkan Bella. Jacob adalah pasir kehangatan bagi lubang di hati bela yang membeku. Ketika Edward kembali, Jacob tetaplah Jacob yang harus menerima kenyataan bahwa Bella hanya untuk Edward.

Di buku kedua juga, ada banyak tokoh baru dari keluarga Volturi. Keluarga vampir yang paling dihormati dan menjadi tetua para vampir. Edward yang diberitahu Alice, bahwa Alice melihat bayangan Bella bunuh diri itu, menyerahkan diri kepada keluarga Volturi untuk dibunuh.

Bella datang dengan sangat tepat waktu menyelamatkan Edward. Satu syarat yang keluarga Volturi canangkan untuk melihat atau bertemu Bella kelak dengan sudah berubah wujud. Kerena keluarga Volturi melihat banyak sekali kelebihan yang tertanam dalam diri Bella, yakni Bella kebal dengan serangan apapun, dan jelas pikiran Bella tidak bisa dibaca oleh siapapun.

P.S. I Love You

Akhir-akhir ini saya berkesempatan dan berkeinginan membaca banyak novel. Novel pertama yang akhir-akhir ini saya beli adalah p.s. I love you, salah satu dari serial “being single and happy” dan juga pernah difilmkan itu. Kira-kira dua tahun yang lalu, filmnya diputar di bioskop-bioskop, tapi tidak begitu populer dan tidak terlalu lama bertengger di now showing bioskop. Bahkan saya sendiri waktu tidak sempat menontonnya. Tapi salah satu teman saya mengatakan bahwa filmnya bagus dan bergelimpangan air mata saat menontonnya kemudian filmnya cocok bagi wanita yang sudah mempunyai pasangan.

Dari resumenya kita sudah bisa membaca keseluruhan isi novel. Novel yang menceritakan kisah seorang wanita muda umur 30 tahun yang ditinggal meninggal dunia oleh suaminya. Jujur saja, saya sangat terhanyut membaca buku ini. Pertama tokoh Holly dalam ceritanya, asli karakternya sangat mirip sekali dengan saya pribadi. Holly yang sangunis, meleleh dalam tangisan dan keterpurukan, tapi bisa tertawa dengan jarak waktu yang tidak lama. Kedua, mempunyai seseorang yang sangat berarti dan menjadi tokoh yang sangat dominan mengisi hidupnya.

Dalam novel ini, Holly dan Gerry adalah sepasang suami istri yang terbilang bahagia. Walaupun mereka menikah dalam usia muda, bagi kebanyakan tradisi orang Amerika, 23 tahun. Di tengah kebahagian hidup mereka, diusia ke tujuh pernikahan mereka, Gerry harus meninggalkan Holly akibat penyakit tumor otak yang dideritanya.

Setelah peninggalan Gerry, kehidupan Holly menjadi sangat jatuh, terpuruk, berantakan. Holly harus menjalankan hidupnya dengan utuh, walau setengah dari jiwanya hilang Tetapi ada hal yang diluar dugaan Holly, bahwa sosok Gerry seakan-akan hidup kembali. Sebelum Gerry meninggal, dia menuliskan 10 surat untuk Holly yang harus dibaca di setiap awal bulan. Dari surat-surat itulah Holly bangkit “bersama Gerry” menata kembali kehidupannya. Mulai pergi ke salon, mengikuti lomba karoke, berlibur bersama teman-teman, mencari pekerjaan, dan mencari suami baru 😀

Merangkak memulai kehidupan barunya tentu saja tidak semudah yang dibayangkan. Holly harus melewati dan menahan kesendirian dimana sahabat-sahabatnya ada yang telah hamil, kemudian ada yang segara menikah.

Membaca novel ini, jujur aja, tidak bisa membuat saya untuk berhenti sebelum tamat. Cecelia Ahern meracik kata-kata dengan bagus sehingga saya bisa dibuat tertawa dan menangis hingga berlarut-larut tengah malam. Sangat recommended.

PS: karena saya lebih dulu membaca novelnya ketimbang filmnya, ketika saya menonton filmnya bermodalkan .avi unduhan dari idws, terus terang saya kecewa dengan filmnya, 75% diluar ekspektasi saya dan jauh dari novelnya. Sayang sekali.