Re-branding film Bourne tanpa Matt Damon

Re-branding Bourne Film tanpa Matt Damon

Sebuah film yang mengedepankan karakter selalu melekat dengan actor yang memerankannya. Seperti halnya Kapten America (Chris Evan), Iron Man (Robert Downey Jr.), Wolvrine (Hugh Jackman), Thor (Chris Hemsworth), Harry Potter (Daniel Redcliff), Bridget Jones (Renee Zelweger), Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) dan masih banyak lagi. Tentu saja actor dan aktris tersebut memegang brand image dari suatu karakter dalam film. Begitu pula dengan Jason Bourne adalah Matt Damon. Namun pada sequel The Bourne yang keempat, dengan judul “The Bourne Legacy” tidak ada tokoh Bourne dan Matt Damon.

 

Berbeda dengan ketiga film sebelumnya, pada seri Bourne keempat, melahirkan satu tokoh baru yakni seorang Aaron Cross yang diperankan oleh Jeremy Renner. Publ?ik yang sudah mengenal Bourne adalah Mat Damon, nampaknya belum begitu menerima Bourne Legacy tanpa Matt Damon walaupun memang tokoh Bourne tidak ditampilkan. Pemilihan actor dan plot cerita yang disuguhkan tidak bisa menggeser intention market kepada Matt Damon. Hingga akhirnya pada tahun 2016 Seri Bourne dirilis kembali dengan mengembalikan Matt Damon sebagai pemeran utamanya.

Serial the Bourne yang terdiri dari :

No Title Release Date Director Writer
1 The Bourne Identity June 2002 Doug Liman Tony Gilroy based on The Bourne by Robert Lidium

 

2 The Bourne Supremacy Jully 2004 Paul Greengrass
3 The Bourne Ultimatum August 2007 Paul Greengrass
4 The Bourne Legacy August 2012 Tony Gilroy Tony Gilroy
5 Jason Bourne July 2016 Paul Greengrass Paul Greengrass

Sebelumnya menceritakan dengan plot utama adalah seorang agen Jason Bourne yang diperankan oleh Matt Damon. Ketiga film tersebut diadaptasi dari novel The Bourne karangan Robert Ludlum. Dari mulai perjalanan mencari identitas Jason Bourne dan berakhir menjadi orang yang dicari oleh CIA yang juga pimpinan dari sebuah operasi bernama Treadstone. Pada trilogy terakhir Jason Bourne berhasil bersembunyi dari kejaran CIA. Dan pada The Bourne Legacy (Bourne tanpa Jason Bourne), Director ingin mengangkat agen lain yang menjadi pencarian CIA, yakni Aaron Cross yang diperankan oleh Jeremy Renner.

Mengapa tidak ada Matt Damon?

Konon bererdar rumor bahwa Matt Damon tidak bisa bergabung dengan keempat karena tidak tidak bergabungnya sutradata Paul Greengrass dalam penggarapan film keempatnya tersebut.

Bagaimana efeknya terhadap brand equity Bourne:

Industri film menerapkan CBBE (Customer Based Brand Equity) dimana akan menimbulkan efek yang berbeda berdasarkan respon customer akan marketing suatu brand. Suatu brand akan mendapat positif CBBE apabila customer bereaksi positif akan suatu produk dan bagaimana produk tersebut dipasarkan. Sehingga apabila terdapat product line extention dari brand tersebut, dengan CBBE yang positif biasanya new product tersebut akan mudah diterima.

Dari pengertian di atas bahwa CBBE terdiri dari tiga unsur utama:

  1. differential effect : brand equity muncul dari adanya perasaan “beda” ketika mendengar suatu brand.
  2. brand knowledge : perasaan “beda” yang dimuncul dibenak consumer menumbuhkan knowledge tersendiri mengenai brand tersebut.
  3. consumer respone : setelah itu, tentu akan menimbulkan respon berupa persepsi, preference, dan behavior.

Berikut adalah respon penonton terhadap re-branding  Bourne Legacy

bourne2-imdbbourne-imdb

No Title Facebook Fanpage Rating IMDB
1 The Bourne Identity 560.198 7.9/10 (813 reviews)
2 The Bourne Supremacy 872.974 7.8/10 (858 reviews)
3 The Bourne Ultimatum 486.687 8.1/10 (830 reviews)
4 The Bourne Legacy 100.140 6.7/10 (512 reviews)
5 Jason Bourne 2.625,230 6.8 (449 reviews)
Advertisements

Sherlock Holmes detektif ilmiah

Sudah lama rasanya tidak mereview tentang film, karena sudah lama juga saya tidak pergi menonton. Kemarin minggu pertama kali nonton di Blitz Megaplex Teras Kota, BSD. Dan mengaggumkan. Layarnya lebar dan besar, tetapi kursinya memang kurang empuk. Tapi over all, menyenangkan.

Sherlock Holmes adalah tokoh detektif kebangsaan Inggris yang dalam menjalankan aksi-aksinya selalu melibatkan metode-metode dan teori ilmiah (fisika, kimia). Tokoh ini “diciptakan” oleh Sir Arthur Conan Doyle. Dalam film ini, tokoh sang detektif diperankan oleh Robert Downey Jr (aktor dalam film Iron Man). Dalam menjalankan aksinya, dia dibantu oleh sahabatnya, seorang dokter, dr. Watson yang diperankan oleh Jude Law.

Di bagian awal film, disuguhkan seorang penjahatnya, Blackwood, yang sedang menjalankan ritual ilmu hitamnya, membunuh seorang gadis. Sang detektif dan sang dokter berhasil menghentikannya yang kemudian berhasil membawa sang penjahat ke penjara. Sampai akhirnya menjalankan hukuman gantung.

Lord Blackwood adalah penjahat yang selalu meresahkan publik dengan ilmu-ilmu hitamnya yang ingin menguasai Inggris. Kegelisahan masyarakat bertambah, ketika terkuak berita bahwa Blackwood bangkit dari kubur. Dan karena inilah Holmes tertantang untuk memecahkan misteri Blackwood.

Tidak lengkap rasanya, seorang detektif cuek jenaka apabila tidak dikecohkan oleh seorang wanita cantik, sang penggoda sekaligus umpan yang dikirim oleh bos penjahat. Dalam film ini, ada karakter Irene Adler yang dikenal sebagai cinta sejati Holmes, yang diperankan oleh Rachel McAdams. Dan Kelly Reilly bermain sebagai Mary, tunangan Watson yang masa lalunya terkuak oleh penerawangan Holmes.

Film yang diset pada zaman revolusi industri di Inggris membuat film ini terasa klasik mencekam, digambarkan jembatan Londonpun masih dalam tahap pembangunan. Apalagi, penemuan-penemuan analisis sang detektif yang banyak melafadkan teori-teori kimia dan fisika. Semua berasal dari ilmu alam. Di akhir cerita, terbongkarnya misteri Lord Blackwood, ilmu hitam yang fiktip, karena dalam melancarkan misinya, Blackwood sebenarnya memakai cara ilmiah juga.