IMC_cocacola_inst

Temukan target market pada Integrated Marketing Communication

Menyambung dari pembahasan IMC sebelumnya terkait konsisten pada IMC, maka pada posting ini akan dibahas mengenai definisi objective (tujuan), kemudian menganalisa situasi target pasar saat ini, agar pesan yang disampaikan bisa diterima oleh receiver dengan efektif dan efisien. Defini target market yang tepat merupakan syarat untuk tercapainya komunikasi yang efektif.
Kesalahan dalam menentukan target konsumen atau penerapan bauran pemasaran (marketing mix) dapat menyebabkan kegagalan pada produk tersebut, dengan kata pesan yang ingin disampaikan oleh produsen tidak sampai kepada target konsumen. Suatu program IMC harus sesuai dengan situasinya atau dengan kata lain sesuai dengan kondisi target market-nya.

Proses penyampaian komunikasi bisa diterima oleh  konsumen dimulai pada saat konsumen melihat (ter-ekspos) iklan, diterima, menjadi perhatian, sampai memutuskan untuk membeli, dan membagikan (share) kepada calon konsumen lain.

Pada tiga kampanye personalisasi Coca Cola ini, Coca cola berada pada situasi grafik penjualan yang cenderung menurun selama satu dekade terakhir. Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh paradigma minum minuman berkarbonasi tidak sehat, terutama di Amerika Serikat.

Tahun Konsumsi Persentase
2004 10,2 milliar dus
2005 8.7 milliar dus 14,7%

 

Untuk menarik perhatian customer kembali, secara global Coca Cola berkampanye dengan tema #ShareACoke dan mencetak personalisasi nama di setiap kemasan kaleng dan botolnya.

Di Indonesia kampanye personalisasi kemasan yang dibagi menjadi tiga tema memiliki fokus target market sama, namun kebersamaan yang berbeda. Target market Cocacola adalah anak muda yang energik, penuh inisiatif dan sudah terpapar internet.

Pada kampanye Cocacola #ShareACokeID, customer diajak terlibat langsung dengan pencetakan kemasan botol dan kaleng bertulisan nama pribadi. Yang menjadi target market dari kampanye ini adalah anak muda dengan usia 17 – 27 tahun, sudah memakai media internet dan social media, dan memiliki psychographic aktif dan energik.

Channel yang digunakan menggunakan teknik push TVC dan pull video di facebook. Pesan yang disampaikan pada #MeriahBersama adalah moment kumpul buka puasa bersama dan perayaan hari raya Idul Fitri bersama orang-orang terdekat.

Terbukti kampanye ini meningkatkan aktifitas dan engagement di social media. Video #RayakanNamamu mendapatkan 6juta views dan 150ribu likes. Begitu pula terdapat 15ribu shares foto terkait #ShareACokeID yang membagikan kemasan Coca Cola bertuliskan nama pribadi.

Berikut adalah total dari rate yang terukur di social media:

  • #MeriahBersama — 122k likes, 619 comments, 53k views.
  • #ShareACokeID — 10.702 posts instagram
  • #RayakanNamamu — 159.675 likes, 6,4 milion views, 3,2k comments

IMC_cocacola_inst

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s